Maag Saat Puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana umat Islam di seluruh dunia melakukan puasa selama sebulan penuh. Menahan lapar dan haus seharian sesuai syariat yang diajarkan dengan tujuan mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Namun, tidak sedikit yang khawatir akan timbul berbagai penyakit akibat berubahnya pola makan tidak terkecuali bagi mereka yang menderita penyakit maag. Maag saat puasa adalah momok yang paling ditakuti mengingat tubuh tidak menerima asupan apapun dari sahur hingga saatnya berbuka. Sementara maag timbul saat kita tidak menjaga asupan makanan setiap saat.

Kabar baiknya, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan, maag saat puasa adalah hal yang tidak perlu ditakutkan. Bahkan dengan melakukan ibadah suci ini, penyakit maag justru dapat disembuhkan jika dilakukan dengan niat yang benar. Mengalami sakit di ulu hati yang menyebabkan sakit kepala hingga mual dan pusing adalah gejala umum yang sering dialami oleh si penderita. Hal ini lah yang sangat ditakutkan terjadi jika melakukan puasa.Maag Saat Puasa

Sebenarnya ada dua faktor penyebab maag dapat timbul yaitu maag fungsional seperti sering terlambat makan atau kebiasaan makan camilan yang mengandung lemak tinggi dan maag organic akibat infeksi atau kanker. Untuk mengetahui keduanya diperlukan pemeriksaan secara intensif agar mengetahui pasti penyebabnya. Maag fungsional sangat dianjurkan untuk menjalankan puasa karena dapat mengurangi gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum kopi, soda hingga mengurangi makanan berlemak. Jika anda menderita maag akut, ada baiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada ahli kesehatan. Dengan begitu anda dapat menjalankan ibadah tanpa rasa takut akan maag saat puasa lagi.

Lantas, adakah cara agar maag saat puasa dapat dihindari dan bugar setiap saat? Perbanyak makan sayur serta buah-buahan. Kandungan vitamin yang terdapat didalamnya mampu memberikan tenaga lebih saat siang hari. Selain itu selalu menjaga asupan air yaitu dengan minum air banyak saat sahur maupun berbuka. Mengatur waktu tidur yang sesuai agar tidak berlebihan atau kurang dari waktu normal. Satu hal yang pasti, hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, makanan berlemak dan minum soda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge